Menurut gue
hari ini sih nggak ada spesial-spesialnya ya, malahan yang ada cuma bikin bete.
Gue heran deh beberapa hari belakangan hidup gue seakan tiada bewarna. Cak elah
berlagak pake berwarna padahalkan hidup gue dari lahir hitam putih terus. Gue
nggak tau gimana caranya menghilangkan ke betean gue. Gue buka bm, pm orang
kebanyakan galau semua. Gue buka facebook, udah banyak sarang laba-labanya dan
banyak para pengemis cinta alias galau-galau mulu statusnya.
Heran deh
ya, kenapa sih banyak para cewek-cewek yang galau banget kalalu ditinggalin
cowoknya? Emangnya nggak ada lagi ya cowok diatas dunia ini? Mungkin banyak sih
banyak tapi mungkin nilainya di bawah SKBM lah ya alias nggak tuntas, kalau
kata temen-temen gue cowok zaman sekarang banyak yang remedi wajahnya. Tapi ada
juga cewek-cewek berpendapat biarin tu wajah remedi asalkan jangan kantongnya
aja yang remedi.
Tapi kalo
dipikir-pikir nggak apa-apa sih kalo kantong remedi, kan kalo remedi bisa
diperbaiki nilainya. Jujur sebagai cewek gue nggak mau munafik, banyak para
cowok bilang cewek zaman sekarang pada matre, eh para lelaki asal kalian tau
aja ya para wanita itu sebenarnya nggak mau juga jadi matre keleees, tapi
keadaanlah yang memaksa kami menjadi seperti ini. Gue bilangin ya bagi gue uang
memang bukan segala-galanya tapi segala-galanya butuh uang men.
Tapi
menurut teman gue para lelaki juga matre kok, apa-apa mau di beliin,
dikit-dikit mau dibayarin. Hidup sekarang keras teman, kita sebagai manusia
harus mengakui memang apa-apa perlu uang. Coba bayangin mau pipis aja bayar
2000 tapi kalo berak 3000, tapi gue yakin orang yang bayar 3000 itu pembohong.
Kenapa? Mau tau jawabnya? Orang yang berak otomatis pipiskan? Menurut logika
seharusnya mereka bayar 5000 dong, tapi kenapa bayar 3000? Maaf jika kata-kata
yang digunakan sedikit vulgar. Hahaha
Gue kemaren
ini baca-baca artikel, katanya di china sudah mulai memperjual belikan udara.
Weees canggih yaa. Eits tapi udaranya bukan udara lepas gini ya bro melainkan
udara segar didalam botol. Bayangkan saudara-saudara, jika sekarang udara sudah
diperjual belikan berapa banyak kekayaan kita yang akan terkeruk untuk masa
yang akan datang saudara-saudara. Pipis bayar 2000, berak 3000 dan sekarang
udara aja udah diperjual belikan, mungkin sebentar lagi semua anggota tubuh kita akan dikenai pajak.
Nasib-nasib, akan seperti apa aku di masa yang akan datang tuhaaaaan?
Oiya
ngomong-ngomong pada belum tau nama ane kan ya? Perkenalkan nama gue tantry
anak dari Padang, bintang virgo, makes minas, mikes air bening saja. Lho? Kok
jadi kayak jadi ngisi biodata sih? Itulah okenya bodrex bisa diminum kapan
saja, eh maksudnya itulah okenya gue bisa dibawa asik-asik saja.
Oh iya
sekarang gue anak kuliahan bro, semeter 2 eeh semester 2 maksudnya. Gue kuliah
di sebuah perguruan tinggi swasta di kota gue. Lo mau tau kenapa gue kuliah
diswasta? Hah ditanya kenapa? Hare gene masih musim negeri-negerian? Hahaha
nggak deh becanda, Itu tandanya gue nggak lulus negeri, beuh. Kenapa gue nggak
lulus negeri? Itu tandanya gue bakalan jadi orang sukses men. Ada pepatah
mengatakan kegagalan itu kunci kesuksesan, nah gue kan udah gagal tuh mau masuk
negeri berarti gue udah dapat kunci dong buat sukses. Nah, bagi kalian tu yang
lulus masuk negeri, hati-hati anda tidak akan menjadi orang yang sukses. Ya
iyalah nggak sukses, lah kunci kesuksesannya masih ditangan gue. Kan gue belum
buka pintu sukses, masih on proses gitu. Sabar ya bagi yang belum mendapatkan
kunci, mungkin anda akan tereliminasi.
Oh iya gue
punya pertanyaan nih, kenpa diwaktu kita kelas 3 SMA kalo masalah UN itu terasa
berita yang hangat ya? Trus kenapa kalo kita udah lulus dan bahkan udah kuliah
UN itu udah nggak ada terasa hangat-hangatnya? Bahkan gue nggak tau tentang
perkembangan UN. Eits sorry bro bukannya gue nggak up to date sama berita tapi
emang beritanya yang nggak up to date ama gue. Gue nangkring di tv dari pagi sampe
sore nggak ada tuh berita UN yang hangat. Ada sih ada tapi nggak hangat. Yang
hangat itu contohnya, seseorang bakar SPBU tuh, itu tuh yang baru berita hangat.
Itu bukan hangat lagi tapi melainkan panas. Ya iyalah panas saudara, namanya
juga kebakaran.
Nah mumpung
waktu udah menunjukan 11.48 WIB KG (waktu indonesia bagian kamar gue) gue mau
tidur dulu ye soalnya nguantuks banget. Ceritanya kita sambung besok. Okray
bro? come buat bobok, Gnite.